Memilih Makanan Yang Sehat dan Bergizi
![]() |
| 4 SEHAT 5 SEMPURNA |
Maraknya usaha kuliner di Kota Selatpanjang, menuntut masyarakat untuk pandai memilih jenis makanan yang
bergizi dan sehat. Berikut ada beberapa tips memilih makanan yang sehat
dan bergizi.
Kepala Program Studi Ilmu Gizi Politeknik Kesehatan Meranti, Jufri Sineke mengatakan, ada beberapa faktor yang harus
diperhatikan pada saat membeli makanan yang bergizi. “ Ada tiga hal
pendukung yang patut diperhatikan oleh konsumen antara lain makanan
tersebut sebagai sumbr energy yang bisa memberikan tenaga bagi tubuh,
pembangun tubuh terutama yang berguna untuk proses pertumbuhan, dan
pemeliharaan tubuh yaitu menjaga tubuh agar tetap sehat, ” ujarnya
kepada Tribun Pekanbaru, Sabtu (14/7).
Jufri menjelaskan, dalam
memilih makanan, konsumen juga harus mengetahui komposisi dan proses
pembuatan dari makanan tersebut. “Makanan yang sehat adalah yang
mengandung beberapa unsur seperti protein hewani, nabati, ada
karbohidrat sebagai sumber energi, lemak, dan vitamin. Selain itu proses
pembuatannya juga harus bersih agar terhindar dari penyakit, ” kata
Jufri
Menurutnya, dalam rangka bulan suci Ramadhan, para pedagang
kuliner akan tersebar di berbagai tempat dan menawarkan berbagai jenis
makanan untuk berbuka puasa. “Masyarakat perlu wasapada dan lebih
berhati-hati dalam memilih makanan, apalagi saat ini sudah banyak
pedagang yang menambahkan bahan-bahan pengawet dan pewarna makanan yang
dilarang oleh instansi terkait. Sehingga dapat menimbulkan berbagai efek
buruk bagi konsumen, yaitu timbulnya penyakit, ” katanya. Ia
menjelaskan, biasanya makanan yang menggunakan pewarna atau bahan-bahan
yang berbahaya lainnya, dapat dibedakan melalui tekstur atau
morfologinya. Apabila sudah memperlihatkan warna yang mencolok, itu
artinya makanan tersebut tidak sehat. “Dalam rangka bulan Ramadhan,
biasanya para pedang banyak menjual jenis-jenis kue dan minuman, agar
tidak salah pilih, sebaiknya konsumen tidak tergiur dengan bentuk dan
warnanya. Karena makanan yang memiliki warna yang terlalu mencolok, ada
kemungkinan besar makanan tersebut mengandung pewarna. Sebaliknya,
makanan yang sehat adalah yang memiliki warna lebih alami dan tidak
terlihat menarik atau sedikit pucat, ” tuturnya Jufri mengatakan,
selain makanan, menu buka puasa identik dengan minuman yang manis. Hal
ini menuntut para konsumen untuk lebih jelih dalam memilih minuman yang
dapat menyehatkan tubuh.
“Biasanya para pedagang menambah pemanis buatan yang berlebihan. Agar tidak rugi, mereka menggunakan pemanis buatan dengan takaran yang berlebihan. Apabila pada saat kita minum dan rasanya sangat manis, artinya ada indikasi ditambahnya pemanis buatan, ” ungkapnya.
Ia menuturkan, dalam membeli makanan, para konsumen
juga harus memperhatikan lokasi penjualan makanan. Karena tempat
dijualnya makanan juga mempengaruhi kebersihan. “ Sebaiknya para
konsumen tidak membeli makanan di pinggir jalan dan di tempat yang
ramai, karena aktivitas yang padat dengan kendaraan yang lalu lalang,
membuat makanan bisa terkontaminasi mikroba atau ketika masyarakat
sekitar berbicara di dekat makanan tersebut. Kecuali makanan tersebut
ditutup rapat, ” katanya.







